SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG, INFORMASI PUBILK: HAK ANDA UNTUK TAHU!!,

Bupati Semarang

 Dr.H.Mundjirin ES, SpOG

Wakil Bupati Semarang

     Ngesti Nugraha, S.H, M.H

CONTACT US

 

PPID Pemerintah Kabupaten Semarang

Jl. Diponegoro No. 14 Ungaran

Telp./Fax. (024) 76901553

Email : kominfo@semarangkab.go.id

 

 

PENGADUAN ONLINE

MEDIA SOSIAL

STATISTIK PENGUNJUNG

37409
HARI INIHARI INI18
KEMARINKEMARIN74
MINGGU INIMINGGU INI483
BULAN INIBULAN INI1426
SELURUHNYASELURUHNYA37409

OPEN DATA PROV JATENG

FOTO KEGIATAN

Loading

«
»
  1. 0
  2. 1
  3. 2
  4. 3
  5. 4
  6. 5
  7. 6
  8. 7

DISKOMINFO-UNGARAN  :  Pemkab Kediri Jawa Timur masih menemui beberapa kendala terkait penanggulangan dan pemadaman bencana kebakaran. Luas wilayah yang mencapai lima persen dari total wilayah Jawa Timur menjadikan upaya penanggulangan kebakaran perlu langkah strategis. “Karenanya, kami melakukan kajian tentang penanggulangan kebakaran di Kabupaten Semarang,” kata Ketua rombongan kunjunan kerja Komisi C DPRD Kediri, Muhaimin saat acara penerimaan di ruang rapat Setda Lantai II Kompleks Kantor Bupati Semrang di Ungaran, Jum’at (10/5) siang.

Read more: KOMISI C DPRD KEDIRI KUNKER DAMKAR

DISKOMINFO-AMBARAWA : Guna memberikan tambahan jaminan sosial bagi warga yang membutuhkan, Pemkab Semarang menganggarkan dana untuk santunan bagi dua ribu anak yatim dan kurang mampu. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Kabupaten Semarang Jati Trimulyanto menjelaskan anggaran itu merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang termasuk kategori menyandang resiko sosial tinggi. “Santunan untuk seribu anak yatim dianggarkan di APBD penetapan tahun 2019. Sedangkan di perubahan APBD juga dianggarkan seribu anak,” terangnya di sela-sela acara buka puasa bersama seribu anak yatim di Gedung Pemuda, Ambarawa, Kamis (9/5) petang.

Read more: PEMKAB SEMARANG SIAPKAN SANTUNAN DUA RIBU ANAK YATIM

DISKOMINFO-JAMBU : Ramadan 1440 Hijriyah menjadi berkah bagi sebagian warga Kecamatan Jambu. Betapa tidak, saat acara tarawih dan silaturahim (tarhim) Bupati Semarang dan Forkompimda di masjid Safinatun Najah Dusun Krajan Atas Kelurahan Gondoriyo Jambu, Rabu (8/5) malam, berbagai bantuan diserahkan kepada warga. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati H Mundjirin diikuti Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat dan Sekda Gunawan Wibisono usai pelaksanaan salat tarawih berjamaah.

Diantara bantuan yang diberikan adalah 160 bibit alpokat mutu super, bantuan dana senilai Rp 55 juta untuk budidaya ikan Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Ngudi Mulyo dan bantuan pembangunan jalan usaha tani (jalut) kelompok tani Ngesti Ajuning Tani senilai Rp 177.535.000,oo. 

Saat sambutan, Bupati H Mundjirin mengimbau warga untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah. Caranya dengan menjaga situasi dan kondisi yang aman dan tentram. Sekaligus meneguhkan sikap persatuan dan kesatuan di kalangan warga. “Perbedaan yang ada, entah itu karena proses pemilihan kepala desa ataupun pemilu serentak lalu harus dihilangkan. Inilah saatnya bersatu membangun daerah,” tegasnya.

Dikatakan, berbagai bantuan stimulan terus diberikan kepada warga maupun kelompok usaha yang dikelola mandiri oleh warga. Tujuannya untuk menggugah semangat warga agar mau berjuang meningkatkan kesejahteraannya. Selain itu, Pemkab Semarang juga tetap memegang komitmen untuk mendorong kemajuan ekonomi berbasis masyarakat. Diantaranya dengan melakukan revitalisasi beberapa pasar tradisional seperti penataan pasar Suruh dan Pasar Bandungan. Bupati berharap upaya Pemkab Semarang mengembalikan kejayaan pasar tradisional itu dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi warga setempat. 

Pada kesempatan itu pula, Bupati menyerahkan bantuan untuk tiga orang korban tanah longsor di Desa Brongkol dan Gemawang. Sedangkan dua orang warga Kelurahan Gondoriyo menerima bantuan resiko sosial senilai masing-masing Rp 1 juta.(*/junaedi)

DISKOMINFO-BERGAS : Kabar baik bagi para pekerja di Kabupaten Semarang menjelang lebaran tahun ini. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrasn) akan menerbitkan surat edaran kepada para pimpinan perusahaan untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) para pekerjanya selambat-lambatnya seminggu sebelum lebaran. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Kabupaten Semarang Nanang Suswantoro mengatakan hal itu saat acara buka puasa bersama ratusan karyawan PT Perindustrian Bapak Djenggot di Bergas, Selasa (7/5) petang.

Menurut Nanang, perusahaan dan karyawan harus saling menghargai untuk mencapai tujuan bersama. Karenanya, dia menyambut baik langkah manajemen PT Perindustrian Bapak Djenggot untuk melaksanakan buka puasa bersama karyawan ini. “Tema yang diambil pada acara ini sangat baik yakni berdamai dengan hati untuk Ramadan. Ini bisa menggugah semangat karyawan untuk semangat bekerja,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Humas Resource and Development (HRD) PT Perindustrian Bapak Djenggot, Dodik Prasetyo menjelaskan saat ini ada sekitar 400 karyawan yang bekerja di pabriknya. Perusahaan yang menghasilkan aneka produk minuman dan makanan ringan itu secara rutin menggelar buka bersama antara manajemen perusahaan dan karyawan. Terkait pembayaran THR, Dodik memastikan pihaknya akan memenuhi hak karyawan itu. “Kami bahkan akan membayarkan THR karyawan pada H-14 atau dua minggu sebelum lebaran. Tujuannya agar para karyawan dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan lebaran dengan baik,” terangnya.

Salah seorang karyawan, Romdhoni (46) mengaku senang perusahaan akan membayarkan THR lebih awal. Menurut pria yang telah bekerja lebih dari sepuluh tahun ini, pemberian tunjangan itu akan meringankan bebannya memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. “Terima kasih kepada perusahaan yang akan membayarkan THR lebih awal. Rencananya akan Saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran dan persiapan mudik ke Purwodadi,” katanya.(*/junaedi)

 

DISKOMINFO-BANYUBIRU : Bupati Semarang H Mundjirin menegaskan persatuan dan kesatuan antar elemen masyarakat sangat penting guna menjamin kelangsungan pembangunan daerah. Karenanya, datangnya Bulan Ramadan bisa menjadi momentum penting merekatkan kembali persatuan paska Pemilu serentak 2019. “Pemilu serentak lalu menjadikan perbedaan pilihan. “Dengan datangnya Bulan Suci Ramadan, mari satukan kembali tekad untuk ikut serta berpartisipasi membangun daerah,” katanya saat acara tarawih dan silaturahim (tarhim) Forkompimda Kabupaten Semarang tahun 1440 Hijriyah di Masjid Al Huda Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (6/5) malam.

Diakui oleh Bupati, ekses Pemilu serentak lalu menjadikan adanya friksi di kalangan masyarakat. Namun  usai pemungutan suara, Bupati berharap masyarakat segera dapat melupakan perbedaan dan kembali menatap masa depan. Lewat kegiatan tarhim ini, lanjut Bupati, Pemkab Semarang membuka ruang guna menjalin komunikasi pembangunan dengan warga. Dicontohkan oleh Bupati, peningkatan mutu pelayanan kesehatan telah dilakukan dengan membangun RSUD Ungaran yang mencapai tujuh lantai. Demikian pula dengan peningkatan mutu RSUD Ambarawa dan seluruh Puskesmas yang ada. “Ini harus diketahui dan disampaikan kepada masyarakat agar mereka tahu dan ikut serta mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan,” tegas Bupati. 

Kegiatan tarhim diawali dengan buka bersama dilanjutkan sholat Maghrib, Isya dan tarawih berjamaah. Selain itu juga diisi dengan ceramah keagamaan oleh KH Sholiminudin dari Kesongo Tuntang. 

Pada kesempatan itu pula, Bupati H Mundjirin didampingi Wakil Bupati Ngesti Nugraha, Kapolres AKBP Adi Sumirat, Kajari Raharjo Budi Kisnanto menyerahkan beberapa bantuan kepada perwakilan masyarakat dan kelompok masyarakat. Diantaranya bantuan hibah senilai Rp 10 juta untuk Mushola Nurul Falah Dusun Pundan Kebondowo, bantuan resiko sosial untuk dua orang warga, bantuan kepada empat orang korban tanah longsor di Desa Kemambang dan Tegaron dan bantuan makanan tambahan untuk anak kurang mampu. Ada pula bantuan pembangunan jalur usaha tani (Jalut) untuk tiga kelompok tani di Desa Kebondowo senilai Rp 177.535.000,oo. (*/junaedi)